Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Kisah Saat TNI Yang Pertama Kembali Masuk ke Jakarta

Jakarta - Sejak 'diusir' Inggris pada akhir 1945, empat tahun kemudian tentara Republik kembali ke Jakarta. Diwakili oleh Divisi Siliwangi. Akhir Desember 1949. Perintah itu datang begitu tiba-tiba. Mayor Kemal Idris (Komandan Batalyon Kala Hitam Divisi Siliwangi) mendapat instruksi dari Markas Besar Tentara di Yogyakarta untuk menjadi pasukan TNI pertama yang memasuki Jakarta. Maka, dari Cianjur bergeraklah lima truk berisi masing-masing 12 prajurit pagi itu menuju ibu kota RI. Menjelang matahari ada di atas ubun-ubun, konvoi kecil memasuki wilayah Jatinegara. Tak ada sama sekali sambutan. Bahkan para prajurit Belanda yang masih berkeliaran bebas di wilayah Jakarta, terlihat kaget menyaksikan serombongan prajurit TNI memasuki jalan raya. Sementara penduduk Jakarta hanya bisa berbisik-bisik sembari diam-diam memandang bangga para prajurit muda TNI yang berdiri tegap di atas truk lengkap dengan senjatanya masing-masing. "Barulah setelah melihat bendera merah...

Kisah Detik-detik Terakhir Sebelum Presiden Sukarno Ditangkap Militer Belanda

Jakarta - Perasaan tak menentu meliputi hati Letnan Dua Sukotjo Tjokroatmodjo ketika memandang langit Yogyakarta pagi itu. Tepat di atas Benteng Ft Vredenburg beberapa pesawat pembom Belanda terlihat melayang-layang rendah. Sesekali mereka menembaki bagian tertentu Istana Negara. Habis reda tembakan dan ledakan bom, anggota Kompi II Batalyon B Mobil Corps Polisi Militer (CPM) itu melihat parasut-parasut pasukan lintas udara militer Belanda bergelayutan di atas Maguwo. "Saya lalu berlari ke dalam Istana dan memberitahu kawan-kawan bahwa Belanda telah menyerang,"kenangnya. Koordinasi pun terjalin cepat. Pasukan pengawal Presiden Sukarno bersiaga dengan senjata masing-masing. Mereka bersiap menghadapi datangnya serbuan militer Belanda. Baru saat memasuki senja, sepasukan prajurit lintas udara Belanda datang. Mereka langsung mengepus Istana Negara dan menjadikan halaman Kantor Pos sebagai pusat komando-nya. Terjadilah tembak menembak yang sangat seru. "Harus ...