Al Kisah Nabi Musa AS dan Sepasangan Suami Istri yang Memiliki Kekayaan Tidak Habis

 Jakarta - Pada zaman nabi Musa AS, ada kisah sepasang suami istri yang kaya mendadak dan hartanya tak pernah habis. Padahal pasangan itu telah hidup miskin bertahun-tahun, ternyata rezeki yang tak ada habisnya itu berawal dari satu usaha membuat kebaikan.


Dalam buku berjudul 'Takdir Allah Tak Pernah Salah', karya Agus Susanto diceritakan pada suatu hari, saat berbaring di tempat tidur, sang istri bertanya kepada suaminya. Istri bertanya apakah nabi Musa sebagai imam yang diikuti mereka bisa berbicara dengan Tuhan. Sang suami pun mengamini hal itu.

Sang istri berkata lagi, dia mengusulkan agar suaminya dan dirinya mendatangi nabi Musa dan mengadukan kondisi mereka yang miskin. Tujuannya untuk meminta nabi Musa berbicara kepada Tuhan dan memberikan kekayaan untuk keduanya.

Keesokan harinya, keduanya mendatangi nabi Musa dan menyampaikan keinginan tersebut. Gayung bersambut nabi Musa menyampaikan apa yang diminta pasangan suami istri itu.

Tuhan pun menjawab nabi Musa. Permintaan pasangan suami istri miskin tadi akan dikabulkan, tuhan akan memberikan mereka kekayaan yang berlimpah, tapi cuma selama setahun.

Pasangan suami istri itu word play here sangat senang dan gembira luar biasa mendengar kabar tersebut. Tidak lama kemudian rezeki mereka pun melimpah berdatangan dari arah yang tidak diduga-duga.

Suatu hari, sang istri berkata kepada suaminya untuk mengingatkan bahwa kekayaan mereka hanya akan bertahan satu tahun. Namun, bukan bersedih sang istri justru meminta suaminya untuk menggunakan kekayaannya itu untuk membantu banyak orang.

"Kalau begitu, kita gunakan saja kekayaan ini untuk berbuat kebaikan dan membantu banyak orang," kata sang istri.

uami pun setuju dengan gagasan ini, lalu mereka membangun rumah singgah di persimpangan jalan yang dilewati para musafir. Rumah ini dibangun dengan tujuh pintu, masing-masing pintu menghadap ke jalan yang berjumlah tujuh persimpangan.

Keluarga ini word play here mulai menyambut setiap musafir yang datang dan memberi mereka makan dan tempat singgah gratis. Hal itu dilakukan siang dan malam tanpa henti, keduanya terus sibuk melayani musafir.

Bulan demi bulan berganti, waktu setahun pun lewat begitu saja. Namun anehnya, keluarga ini tetap hidup kaya tanpa kembali jatuh miskin dan kekurangan.

Menyaksikan hal ini, nabi Musa pun heran. Lalu dia bertanya kepada tuhan kenapa pasangan ini tetap hidup kaya, padahal kekayaan yang diberikan cuma setahun saja.
"Ya Rabbi, Engkau telah menetapkan syarat kepada mereka hanya satu tahun. Sekarang, sudah lewat satu tahun tetapi mereka tetap hidup kaya," kata nabi Musa.

Tuhan pun menjawab dan mengaku malu kepada nabi Musa. Pasalnya, pasangan itu hanya dibukakan satu saja pintu rezeki. Namun keduanya justru membuka tujuh pintu kebaikan dan memberikan rezeki kepada orang lain.

"Wahai Musa, Aku membuka satu pintu di antara pintu-pintu rezeki kepada keluarga tersebut, lalu mereka membuka tujuh pintu untuk membantu hamba-hamba-Ku. Wahai Musa! Aku merasa malu kepada mereka. Wahai Musa! Apakah mungkin hamba-Ku lebih dermawan dari-Ku," ujar Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kedatangan Sukrano Yang Menyihir Msayarakat Ketika Turun Dengan Menaiki Pesawat Musuh di Surabaya

Mengenal Sejarah Plaza Glodok, Sebuah Tempat Yang Pernah Menjadi Penjara Tionghoa Dan Koes Plus

Mengetahui Momen Dan KIsah Pada 2 Desember 1988, Merupakan Pelantikan Presiden Wanita Pertama Pakistan